![]() |
| KH. RIDWAN (Bandung) |
PUASA/SAUM DAN
BULAN ROMADHAN
Bagian Ke-6
Oleh : KH. Ridwan (Bandung)
Bahasan :
- Rahasia dan Keutamaan yang Ada dalam Puasa dan Bulan Romadhon
BEBERAPA RAHASIA DAN KEUTAMAAN YANG ADA DALAM PUASA DAN BULAN ROMADHON
6.1. PUASA ITU 1/4 IMAN
Sebagaimana sabda Baginda Rosululloh SAW : "Bahwa puasa itu 1/2 dari sabar" (dari Hadits Abu Hurairah) dan "Bahwa sabar itu adalah 1/2 dari iman" (HR Abu Nuem dari Ibnu Mas'ud)
Puasa itu 1/2 dari sabar, dan sabar 1/2 dari iman, jadi kesimpulannya (Puasa itu 1/4 dari Iman)
6.2. ALLOH SENDIRI YANG TAHU AKAN BALASAN IBADAH PUASA
Dalam sebuah hadits Qudsi Rosululloh SAW bersabda :
"Bahwa Alloh SWT berfirman : "Setiap kebaikan dibalas 10 sampai dengan 700 kali lipat, kecuali puasa, aku sendiri yang akan membalasnya. (dari hadits Abu Hurairah)
6.3. MULUT ORANG YANG BERPUASA
Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum dibanding minyak kasturi (minyak kasturi adalah minyak wangi dari surga yang sangat harum).
Sebagaimana hadits Baginda Rosululloh SAW : "Demi Dzat yang dimana jiwaku berada dalam genggaman-Nya, bahwa bau mulut orang yang berpuasa di sisi Alloh, lebih harum dibanding minyak kasturi ..."
6.4. PINTU KHUSUS DI SURGA BAGI YANG BERPUASA
Ada pintu masuk ke surga khusus bagi yang berpuasa, yaitu Pintu Royyan, Baginda Rosululloh SAW bersabda : "Untuk memasuki surga ada yang disebut pintu Royyan, tidak masuk ke dalamnya kecuali orang-orang yang berpuasa, yang telah dijanjikan oleh Alloh SWT untuk menemui-Nya sebagai balasan ibadah puasanya" (dari hadits Sahl bin Sa'ad)
6.5. DUA KEGEMBIRAAN BAGI YANG BERPUASA
Ada 2 (dua) kegembiraan bagi yang berpuasa, yaitu :
Sebagaimana Baginda Rosululloh SAW bersabda : "Bagi yang berpuasa diberikan 2 (dua) kegembiraan, yaitu kegembiraan waktu berbuka dan waktu bertemu dengan Tuhan-nya". (dari hadits Abu Hurairah)
6.6. TIDUR ORANG YANG BERPUASA
Tidur orang yang berpuasa itu ibadah, sebagaimana sabda Baginda Rosululloh SAW : "Tidurnya orang yang berpuasa itu ibadah. (Riwayat Amāli bin Mundah dari Mughirah)
Referensi :
- Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin, Juz I, hal 231 - 232
Catatan :
- Yang baik dan benar dari Alloh dan rosul-Nya sedangkan bila ada yang salah maka itu dari saya, untuk itu mohon maaf lahir dan bathin.
- Saran, koreksi dll demi perbaikan broadcast ini, sangat kami harapkan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar